Cari Blog Ini

Rabu, 24 Februari 2010

Keanehan 9/11 TRAGEDI WTC USA

Baca baik2!!! :

1) New York City punya 11 huruf

2) Afghanistan punya 11 huruf

3) Ramsin Yuseb (Terrorist yang menyerang Twin Towers di tahun 1993) punya 11 Huruf.

4) George W Bush punya 11 Huruf.

5) Twin Tower bentuknya menyerupai angka “11″

Itu bisa dibilang kebetulan, tapi yang berikut ini bakal jauh lebih menarik:

1) New York tu state ke 11 di US.

2) Pesawat yang nabrak ke Twin Tower tu penerbangan nomor “11″

3) Penerbangan nomor 11 membawa 92 penumpang………

9+2=11. 8O

4) Penerbangan nomor 77 yang juga menabrak Twin Tower, Membawa 65 penumpang…….

6+5=11. 8O

5) Tragedi ini terjadi di September 11, or 9/11……..

9+1+1=11 . 8O

6) Tanggal tersebut sama dengan nomor telp emergency di US yaitu 911……

9 + 1 + 1 = 11. 8O

Masi kebetulan..? ! baca lagi dan pikirkan baik2:

1) Total korban yang meninggal karena tragedi twin towers 254 jiwa…………

2 + 5 + 4 = 11. 8O

2) September 11 tu hari ke 254 dalam kalender tahunan. lagi-lagi…………….

2 + 5 + 4 = 11. 8O

3) Lalu Bomb di Madrid terjadi pada: 3/11/2004…….

3 + 1 + 1 + 2 + 4 = 11. 8O

4) Tragedi Bomb madrid terjadi 911 hari setelah tragedi Twin tower.

Masi bilang kebetulan..? ?! Oke baca lagi dan pikirkan baik2:

Sekarang kondisi dimana semuanya kliatan mengerikan:

  • Symbol negara US adalah bintang,garis dan elang..
  • Ayat berikut diambil dari Al~Quran(kitab suci Islam):

“For it is written that a son of Arabia would awaken a fearsome Eagle. The wrath of the Eagle would be felt throughout the lands of Allah and lo, while some of the people trembled in despair still more rejoiced: for the wrath of the Eagle cleansed the lands of Allah and there was peace.”

Ayat tersebut ada di ayat 9.11 di Al~Quran…………. :?:

Masi gak percaya ma semua ini..?!

Coba hal berikut lalu lo bakal ngerasa keanehan, Hal ini membuat bulu kuduk g sampe berdiri:

Buka microsoft word lalu coba hal berikut (ini beneran ga bcanda)

1. Ketik dengan huruf besar Q33 NY…… :oops: Ini nomor penerbangan pesawat pertama yang menabrak Twin Tower.

2. Lalu blok Q33 NY tersebut………. :oops:

3. Terus ganti font size jadi 48.

4. Terus ganti font type ke WINGDINGS 1

Sekarang bagaimana mnrtmu? masi kebetulan?

Sekali lagi jangan terprovokasi !!!!! YOU decide!

—–0O0—–

Renungan yang semankin dalam tentang :

Al Qur’an Surah 2. Al Baqarah – ayat 11

Dan bila dikatakan kepada mereka:”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi“. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.”

Al Qur’an Surah 5. Al Maa’idah - ayat 32

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

Al Qur’an Surah 30. Ar Ruum - ayat 41

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Al Qur’an Surah 26. Asy Syu’araa’ - ayat 183

Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan;

Al Qur’an Surah 26. Asy Syu’araa’ - ayat 151-152

151. dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas,
152. yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan.”

Al Qur’an Surah 10. Yunus - ayat 40

Di antara mereka ada orang-orang yang beriman kepada Al Quran, dan di antaranya ada (pula) orang-orang yang tidak beriman kepadanya. Tuhanmu lebih mengetahui tentang orang-orang yang berbuat kerusakan.

Photo tragedi WTC 911

(Kehancuran World Trade Center dan serangan di Pentagon)

Pesawat terbang ( di kanan ) terlihat seperti yang akan menuju ke World Trade Center. Pesawat terbang yang kedua terbang menuju ke menara yang satunya…..Selasa pagi (11/09/2001)

Ledakan / Kobaran api pada bangunan World Trade Center setelah tertabrak dua pesawat pada tanggal 11 September 2001 di New York City

Kerusakan (kebakaran) akibat pesawat terbang yang ditabrakan ke World Trade Center

Orang-orang dijalan raya di depan New York Santo Patrick’s Cathedral ketakutan melihat kebakaran (hancurnya) World Trade Center

Sebuah helikopter terbang menuju gedung Pentagon yang terbakar, Petagon adalah salah satu simbol kekuatan Amerika.

The Fairfax Co adalah tim regu penolong, sedang melakukan pendekatan ke gedung Petagon yang rusak.

orang-orang berhamburan memenuhi jalan untuk menghidari runtuhnya gedung Menara Kembar WTC

orang-orang di New York berhamburan memenuhi jalan untuk menghidari runtuhnya gedung Menara Kembar WTC

Dua menara WTC kebanggaan Amerika hancur dan runtuh ketanah

Sebelah selatan dari menara World Trade Center mulai runtuh

Orang yang menyelamatkan diri dari hancurnya gedung World Trade Center Tower

Pejalan kaki melarikan diri area Pusat Perdagangan Dunia (World Trade Center) sebelah selatan menara yang roboh/hancur

Sisa menara kembar di New York (World Trade Center) larut dalam awan debu dan puing, hanya kurang-lebih setengah jam menara kembar roboh dan rata dengan tanah.

Patung Liberty berdiri dengan latar belakang kota New York yang diselimuti asap, setelah dua pesawat menerjang bangunan World Trade Center

Mukjizat Nabi Musa


Masih ingatkah teman-teman dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara teman-teman yang menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan yang saya uraikan dibawah ini.

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.

Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam, dimana menurut sejarah,kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.

poros roda dari salah satu kereta kuda

Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.

Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas, Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah), menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat

Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).

Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!! sungguh luar biasa, Allah Maha Besar.

Misteri 100 Tahun “Tubrukan Kosmik” di Rusia


Galaksi
Seratus tahun silam tepatnya pada pekan ini, sebuah ledakan besar terjadi dini hari di langit di atas hutan berawa di barat Siberia di mana saat itu meninggalkan misteri ilmiah yang hingga kini belum terungkapkan.

Kilatan cahaya memenuhi kawasan itu, menimbulkan gelombang kejut dengan kekuatan bom atom yang meratakan 80 juta pepohonan dan menyapu lebih dari 2.000 kilometer persegi (800 mil persegi).

Warga nomad Evenki menceritakan betapa ledakan itu mencampakkan rumah-rumah dan hewan ke udara. Di Irkutsk, 1.500 kilometer (950 mil), sejumlah alat sensor seismik mencatat kejadiannya semula diduga sebagai gempa bumi. Terjadi bola api yang besar sehari kemudian, bahkan warga London bisa membaca koran mereka di malam hari tanpa penerang.

Apa yang menyebabkan kejadian yang disebut Tunguska Event ini terjadi sehingga menimbulkan puluhan teori? Nama Tunguska Event diambil dari nama Sungai Podkamennaya Tunguska dekat lokasi fenomena ini terjadi.

Dugaan utama ditujukan pada batu besar yang melintasi ruang angkasa selama jutaan tahun yang memasuki Bumi tepatnya pada pukul 7.17 pagi waktu setempat pada tanggal 30 Juni 1908.

Bahkan para pengemuka teori lainnya mengetahui ada kesenjangan antara satu sama lainnya. Mereka berusaha keras untuk menemukan jawabannya, meyakini ini akan memperkokoh pertahanan mereka terhadap ancaman masa depan tipe Tunguska yang para pakar katakan terjadi dengan frekwensi 1 dalam 200 tahun hingga 1 dalam 1.000 tahun.

Jika sebongkah batu dijadikan penyebabnya, maka pilihan itu jatuh pada asteroid, puing-puing yang berdesakan keluar orbit antara planet Mars dan Jupiter dan kadangkala jatuh di Bumi. Sementara yang lainnya mungkin komet, salah satu bola kotoran yang membeku, bahan padat yang berputar di Sistem Tata Surya.

Komet bergerak lebih cepat ketimbang asteroid yang artinya komet melepaskan lebih banyak energi kinetik yang menyebabkan ledakan. Sebuah komet kecil akan mengantarkan pukulan yang sama dengan asteroid yang lebih besar.

Akan tetap tidak ada fragmen yang ditemukan di Tunguska meski berbagai pencarian sudah dilakukan. Andaikata satu objek saja ditemukan, maka akan sangat membantu menguak pengetahuan kita akan tingkat resiko Objek-Objek Bumi Dekat Berbahaya (NEOs), kata para peneliti Italia Luca Gasperini, Enrico Bonatti dan Giuseppe Longo.

Ketika sebuah asteroid baru terdeteksi, orbitnya bisa ditempatkan untuk beberapa tahun ke depan.

Komet lebih beragam ketimbang asteroid, namun lebih mengkhawatirkan sebab ukurannya tidak diketahui.

Kebanyakan komet tidak bisa dilacak sebab ia terjadi selama beberapa dekade atau ratusan tahun mengelilingi Matahari dan sampai di Bumi. Walhasil, komet apa saja yang bertubrukan di Bumi bisa menimbulkan tanda tanya besar bagi kita.

“Seandainya Tunguska Event benar-benar disebabkan oleh komet, maka itu akan menjadi kejadian yang unik ketimbang studi kasus penting dari kategori fenomena. Di lain hal, jika itu sebuah asteroid, lantas mengapa tak seorangpun yang menemukan fragmennya?,” ujar tim penulis Gasperini di jurnal Scientific American.

Sementara itu para pakar NEO belum bisa memastikan ukuran objek tersebut. Namun diperkirakan berdasarkan skala kehancuran di darat, ukurannya berkisar tiga meter (10 kaki) hingga 70 meter (227 kaki).

Semuanya setuju bahwa objek tersebut mengalami proses panas oleh melekul-molekul atmosfer Bumi yang lantas meledak sekitar 10 km (6 mil). Namun ada perdebatan yang hangat seputar puing-puing yang menghantam lokasi itu.

Ketika para pakar NEO Tunguska harus memutuskan apakah objek itu mencoba berbelok di ruang angkasa dengan resiko objek-objek dengan ukuran besar bisa selamat melintasi atmosfer dan menghantam planet.

Ketiga ilnmuwan dari Italia ini meyakini jawabannya terletak pada sebuah danau berbentuk oval yang disebut Danau Cheko yang terletak sekitar 10 kilometer (6 mil) dari lokasi.

Model-model komputer menunjukkan ia terjadi dari ledakan kawah fragment berukuran satu meter (3 kaki).

Mereka berencana kembali pada ekspedisi ke Danau Cheko dengan harapan bisa menemukan objek padat yang terkubur sedalam 10 meter (32,5 kaki) di dasar danau tersebut melalui bantuan pantulan gelombang sonar.